Allah..
Ku ingin berubah..
Namun amat payah..
Kurniakan hidayah..
Allah Engkau tahu..
Betapa siksanya..
Tika ku berdosa..
Di ulit resah gelisah..
Aku.. aku pernah cuba..
Namun tak berdaya.
Ku masih ulangi dosa-dosa ku lagi..
Allah..entah sampai bila..
Ku rebah bangkit, rebah bangkit..
Ku ingin bangkit selamanya..
Tiada lagi rebah..
Ku Ingin Berubah : By Rabithah ( Tarbiah Sentap Records)
Alhamdulillah, thumma Alhamdulillah , aku dan kau masih bernafas atas dunia ini.
The first time i heard this song was the night that I attend the "sentap talk" by Ustaz Adnin and friends.
My tears came out everytime I heard this song. It was too deep. Really deep.
Iya. Semua manusia melakukan dosa kan? Aku pun tak terlepas. Dan aku pun ingin bangkit dari dosa itu. Tetapi lagu ini membaca jiwa-jiwa seperti aku. Ya. Entah sampai bila , aku rebah, kemudian aku bangkit, Namun bangkit itu hanya sementara , dan aku rebah semula.
Aku ingin jadi seorang manusia biasa. Hidup seperti biasa. Ya . Tuhan dah bagi semua nikmat itu.
Tapi aku lah yang tidak pernah hargainya.
Aku selalu mintak pada Allah, "Allah , beri aku kekuatan untuk move on dari dosa aku ini", Tapi doa itu berhasil, tapi hanya sementara. Dan aku kembali jatuh tersungkur sedalam-dalamnya.
Aku, orang pandang sebagai orang yang bawa dakwah, Tapi semakin hari aku makin bimbang dengan diri aku yang makin ditelan nafsu sendiri. Sampai bila ? Allah.. sampai bila..
Aku ingat lagi, waktu aku balek dari ceramah ustaz adnin , aku selalu sangat menangis. Hati aku betul2 Allah ketuk malam tu. Aku bina kekuatan untuk bangun, tapi sekarang aku tewas lagi.
Aku selalu jerit dalam hati.
"Izzati! Sampai bila???? Kepuasan apa yang kau dapat?"
But, it just go away a few second after that. I can't even fight it.
Wahai hati yang ingin kembali pada Tuhan. kembalilah pada Tuhan mu , sebelum segalanya terlambat.
Dari hamba yang berdosa ,
Aku.
Ku ingin berubah..
Namun amat payah..
Kurniakan hidayah..
Allah Engkau tahu..
Betapa siksanya..
Tika ku berdosa..
Di ulit resah gelisah..
Aku.. aku pernah cuba..
Namun tak berdaya.
Ku masih ulangi dosa-dosa ku lagi..
Allah..entah sampai bila..
Ku rebah bangkit, rebah bangkit..
Ku ingin bangkit selamanya..
Tiada lagi rebah..
Ku Ingin Berubah : By Rabithah ( Tarbiah Sentap Records)
Alhamdulillah, thumma Alhamdulillah , aku dan kau masih bernafas atas dunia ini.
The first time i heard this song was the night that I attend the "sentap talk" by Ustaz Adnin and friends.
My tears came out everytime I heard this song. It was too deep. Really deep.
Iya. Semua manusia melakukan dosa kan? Aku pun tak terlepas. Dan aku pun ingin bangkit dari dosa itu. Tetapi lagu ini membaca jiwa-jiwa seperti aku. Ya. Entah sampai bila , aku rebah, kemudian aku bangkit, Namun bangkit itu hanya sementara , dan aku rebah semula.
Aku ingin jadi seorang manusia biasa. Hidup seperti biasa. Ya . Tuhan dah bagi semua nikmat itu.
Tapi aku lah yang tidak pernah hargainya.
Aku selalu mintak pada Allah, "Allah , beri aku kekuatan untuk move on dari dosa aku ini", Tapi doa itu berhasil, tapi hanya sementara. Dan aku kembali jatuh tersungkur sedalam-dalamnya.
Aku, orang pandang sebagai orang yang bawa dakwah, Tapi semakin hari aku makin bimbang dengan diri aku yang makin ditelan nafsu sendiri. Sampai bila ? Allah.. sampai bila..
Aku ingat lagi, waktu aku balek dari ceramah ustaz adnin , aku selalu sangat menangis. Hati aku betul2 Allah ketuk malam tu. Aku bina kekuatan untuk bangun, tapi sekarang aku tewas lagi.
Aku selalu jerit dalam hati.
"Izzati! Sampai bila???? Kepuasan apa yang kau dapat?"
But, it just go away a few second after that. I can't even fight it.
Wahai hati yang ingin kembali pada Tuhan. kembalilah pada Tuhan mu , sebelum segalanya terlambat.
Dari hamba yang berdosa ,
Aku.

Comments
Post a Comment